Breathe Salty

Anata ga tonari ni iru dake de Kanji Lyric:

雨あがりの道を 朝陽が照らす
目を細める子どもたち

そんな情景も  いとしいと思う
あなたに出 会ってから

今ならば 言える よ
僕 は幸せだと
あなたが あなたが
となりにいるだけで

忘れかけてた こと 気づいたんだ
とっても大切なこと

ふたり一緒に 笑 えるだけで
確かな奇跡だね

今ここに 誓うよ
僕 なりのコトバで
あなたを あなたを
ずっと守ってゆく

ひとりでは く じけそうな
目の前の けわしい壁があっても
ふ たりなら 乗り越えられる
その手を伸ばそう  今

あの頃は 上手 に
伝 えられなかった...

今ならば 言え るよ
僕は幸せだと
あなたが あなた が
と なりにいるだけで
(守ってゆく)
となりにいるだけで
それだけで…

Anata ga tonari ni iru dake de Romaji Lyric:

| Yamashita | Koyama | Nishikido | Kato | Masuda | Tegoshi | All |

Ameagari no michi wo asahi ga terasu
Me wo hosomeru kodomotachi


Sonna koto mo itoshii to omou
Anata ni deatte kara


Ima naraba ieru yo
Boku wa shiawase dato

Anata ga anata ga
Tonari ni iru dake de


Wasurekaketeta koto kizuitanda
Tottemo taisetsu na koto


Futari issho ni waraeru dake de
Tashikana kiseki da ne


Ima koko ni chikau yo
Bokunari no kotoba de
Anata wo anata wo
Zutto mamotte yuku


[
Koya/Kato] Hitori de wa kujike sou na
[
Tego/Masu] Me no mae no kewashii kabe ga attemo
[Nishi/Yama] Futari nara norikoerareru
Sono te wo nobasou wo ima

Ano koro wa jouzu ni
Tsutaerarenakatta


Ima naraba ieru yo
Boku wa shiawase dato
Anata ga anata ga
tonari ni iru dake de

(Mamotte yuku yo)
Tonari ni iru dake de
Sore dake de

Anata ga tonari ni iru dake de English Translation :

The sunlight shines on the street after the rain
The children squint their eyes

Because I met you,
That sight should also be something special to me

I can say "I'm happy" now,
Just having you, you by my side

I've forgotten something
That is a very important to me

Just us smiling together
Is a definite miracle

I can vow right here, words that are true to myself
I will always protect you

Alone, you feel like you'll be crushed
When an unbreakable wall is right in front of you
But we can overcome it
By stretching out your hand to mine

There was no way I could have told you back then

I can say "I'm happy" now,
Just having you, you by my side
(I will protect you)
Just by my side
That is all I need

Kanji/Romaji/Translation full credit to : [info]mayonaka_otaku thanx
Anata ga tonari ni iru dake de Indonesian Translation :

Sinar mentari menerangi jalanan seusai hujan, menyilaukan mata anak-anak kecil
Hal seperti itupun sangat berharga bagiku, sejak ku bertemu denganmu

Sekarang, aku dapat mengakui bahwa ku bahagia

Hanya dengan kau, kau berada di sisiku

Aku menyadari hal yang telah terlupakan, hal yang sangat berarti bagiku
Tertawa bersama berdua saja, sungguh hal yang luar biasa

Maka kuucapkan, aku pun bersumpah sekarang di tempat ini. Kau, kau akan selalu kulindungi


Seorang diri akan terasa merana
Apabila dinding yang tak dapat terlewati ada di depan mata
Akan dapat kita lalui bila berdua
Sekarang mari rentangkan tangan kita

Ketika itu aku tak dapat menyatakannya dengan baik
Sekarang, aku dapat mengakui bahwa ku bahagia
Hanya dengan kau, kau berada di sisiku


(Akan kulindungi)

Dengan berada di sisiku

Hanya itu saja


Breathe Salty
he's the best man in the world!!!!! but, if you think that he's normal, you're wrong. he's actually completely crazy (just like me xDxD)
just take a look on his picture at the bottom of this post, and you'll know how crazy he is :)









Breathe Salty

  Profession: Singer
☆ Birthdate: 1990.06.22
☆ Birthplace: Saitama, Japan
☆ Blood Type: A
☆ Height: 176cm
☆ Weight: 54 kg
☆ Agency: Johnny's Entertainment
☆ Former groups: MINT, J.J. Express, Kitty GYM
☆ Admiried senior: KAT-TUN
☆ Charming Point: Hand (beautiful like girl's)
☆ Fav. Food: Cooked Rice, Udon, Ramen
☆ Valuable Thing: Letters from Fan Club
☆ First Love: Primary School Year 1
☆ Type of Girl: Cute, Kind, Smart and Responsible
☆ Talent: Basketball, Drawing, Guitar, Piano
☆ Dream: CD Debut
☆ Favorite Color: sky blue, and he hates the color green and yellow.

☆ His hobby is learning English. He likes to study new English words.
☆ The type of girl that he likes is a girl who has manners and has common sense.
☆ Doesn't like Mathematics and English, despite the fact that he keeps studying English. He hopes someday he would learn to love this subject.
☆ He likes studying different things.
Breathe Salty

Yuto Nakajima
中島 裕翔
Birth name Yuto Nakajima
Born August 10, 1993 (1993-08-10) (age 18)
Origin Tokyo, Japan
Genres J-Pop
Occupations Singer, actor, talent, pop idol
Instruments Vocals, Guitar, Drums
Years active March 28, 2004-present
Labels Johnny & Associates
Associated acts Hey! Say! 7, Hey! Say! JUMP, Tap Kids, J.J. Express
  • DRAMAS: 
  • Engine (Fuji TV, 2005) as Kusama Shuhe
  • 24 Hour Television special drama -小さな運転士 最後の夢 (The Little Engineer's Last Dream) (2005)
  • Nobuta wo Produce (NTV, 2005) as Kiritani Koji
  • Primadam (NTV, 2006) as Kurahashi Haruo
  • Sensei wa Erai! (NTV, 2008) as Matsuki Souta (Lead role)
  • Scrap Teacher ~Kyoushi Saisei~ (NTV, 2008) as Kusaka Shusaburo (Lead role)

Variety shows

  • Yan Yan JUMP (TV Tokyo, April 16, 2011 – present)
  • The Shōnen Club (NHK, 2004–present)
  • YOUtachi (NTV, October 2006 - October 2007)
  • Bakushō Hyappun Terebi Heisei Families (爆笑100分テレビ!平成ファミリーズ) (NTV, October 2007 - March 2008)
  • Jikuukan Sedai Batoru Shōwa x Heisei Sho wa Hey! Say! (時空間☆世代バトル 昭和×平成 SHOWはHey! Say!) (NTV, April 2008 - March 2009)

TV Appearances

For Hey! Say! JUMP-related appearances, please see Hey! Say! JUMP.

Theatre

  • Endless Shock (2005)
  • Dream Boys (January 3, 2006 - May 29,Imperial Theatre)
  • Takizawa Enbujo (March 7, 2006 - April 25,Shimbashi theater)
  • One!-The history of Tackey-(September 5, 2006 - September 28,Nissay)
  • Takizawa Enbujo 2007 (3 July 2007 - May 29, Shimbashi theater)

PV

TV commercials / advertisements

  • Bennese Getting ready for secondary school CM (2005)
                           
Breathe Salty
yapp.. hari ini bisa dibilang mukaku paling flat dibanding hari2 biasanya, tapi hatiku paling seneng di hari ini. Gimana enggak? banyak jam kosong daaaaaaan... gak ada tugas!! asek aseeeeeek..
Tapi aslinya aku paling seneng soalnya aku sama anak2 bercanda terus seharian sampek perutku mules..
jadi ceritanya, anak2 itu mengetes tingkat keGRan seseorang. Bagaimana caranya? ya gampang, liatin target eyes to eyes secara massal, hitung berapa lama dia menyadari kalau kita ngeliatain dia (hitung berapa lama dia bertahan dari kesaltingannya)
ini adalah foto yang kuambil waktu anak2 sibuk ngeliati target. Sayangnya di foto ini, ada anak yg sadar kamera, jadinya mukanya di imut2in

nah, targetnya adalah munyuk. tapi, munyuk susah banget dibikin GR. dibawah ini foto munyuk (cowok di belakang sendiri, paling kanan)
pokoknya hari ini is the best!!!!!!
Breathe Salty
*nb: sebelum membaca, saya mau pamer dulu. INI HASIL KARYA SENDIRI LOOOOHH!! hahahahahhaaa.. coba baca dulu deh yaa, ntar silahkan dikomen bagus atau enggaknya :)
 
Sayangi ibumu, Mika
 
Mika adalah seorang siswi SMA bergengsi di Jakarta. Ia memiliki wajah yang rupawan dan hidup yang lebih dari cukup. Ayahnya adalah seorang pilot sebuah maskapai ternama. Ibu Mika adalah seorang ibu rumah tangga yang sangat penyabar. Akan tetapi, Ibu Mika memiliki bekas luka bakar permanen di bagian wajah yang membuatnya terlihat buruk rupa.

            Mika merasa malu dengan wajah ibunya yang buruk. Karena itulah, Mika sering sekali tidak menghormati ibunya, bahkan ia sering membentak ibunya. Walau begitu, ibu Mika tetap sabar dan memaklumi perlakuan Mika terhadapnya. Hal ini terus berlangsung hingga Mika menginjak kelas tiga SMA.

            Suatu hari, teman – teman Mika ingin berkunjung kerumahnya. Sebenarnya, Mika sudah beberapa menolak keinginan teman – temannya. Namun, kali ini ia tidak bisa mengelak lagi.

            “ Masa rumah semua anak udah dikunjungi, rumahmu aja yang belum? “ begitu kata teman – teman Mika. Sebenarnya ia senang – senang saja teman – temannya berkunjung ke rumahnya, hanya saja ia gengsi dengan keadaan ibunya. Wajah Mika sangatlah cantik, sedangkan wajah ibunya berbanding terbalik dengannya. Mika menjadi gelisah karena hal itu.

            Sepulangnya dari sekolah, Mika bergegas menghampiri ibunya dan mengatakan kalau teman – temannya akan dating berkunjung kerumah.

            “ Baguslah kalau begitu, nanti ibu masakkan makanan yang enak. Ibu juga ingin sesekali ngobrol dengan teman- temanmu ”, ujar ibu Mika sambil mengenakan celemek.

            “ Jangan! Maksudku, ibu tunggu saja dikamar. Biasalah Bu, urusan anak muda..” jawab Mika mengelak.

            “ Yasudah kalau begitu. Selesai masak nanti, ibu langsung kekamar. Kalau kamu butuh apa – apa jangan lupa panggil ibu “ ujar ibu Mika seraya memotong sayuran. Mika merasa sangat lega karena ibunya tidak curiga. Ia segera pergi ke kamarnya untuk berganti baju. Tanpa ia sadari, ibunya menangis di dapur. Ibunya tahu bahwa Mika malu dengan wajah ibunya sehingga ia ingin agar ibunya berdiam di kamar.

            “ Ya Tuhan, berikanlah dia kesadaran agar dapat mengerti diri saya seadanya.. “ ujar ibu Mika dalam hati sambil meneteskan air mata.

            Sore harinya, teman – teman Mika mulai berdatangan. Mika segera mempersilahkan mereka masuk. Ibu Mika yang sedang memasak di dapur menjadi tergesa – gesa karenanya. Akibatnya, ia tidak sengaja menyenggol gelas dan gelas itu pecah. Suara gelas pecah itu terdengar hingga ruang tamu. Teman – teman Mika yang tadinya bercanda tawa menjadi kaget dan penasaran.

            “ Suara apa itu? “ ujar salah seoarang teman Mika.

            “ Ah, mungkin suara kucingku yang menyenggol kaca. Tak usah khawatir. “ jawab Mika menenangkan suasana.

            “ Mungkin juga suara pencuri! Ayolah Mika, kita harus mengeceknya “ sahut teman Mika yang lain seraya berdiri dan mengikuti arah suara tadi. Teman – teman Mika yang lain akhirnya juga ikut mengecek suara tadi. Mika yang tahu bahwa suara itu berasal dari ibunya menjadi sangat gelisah. Kini ia tidak bisa menghindar lagi, ibunya pasti masih disana.

            Setibanya di dapur, teman – teman Mika kaget melihat seorang perempuan dewasa berwajah buruk sedang membersihkan pecahan gelas.

            “ Permisi, apakah anda ibu Mika? “ tanya seorang teman Mika. Ibu Mika yang sedang sibuk membersihkan pecahan gelas seraya menoleh pada teman Mika dan mengangguk. Seketika itu juga Mika marah pada ibunya karena membongkar rahasia yang dipendamnya rapat – rapat dari teman – temannya. Mika berlari ke kamarnya dan mengurung diri di kamar. Bagaimana jika dia nanti dijauhi teman – temannya? Bagaimana pandangan teman – temannya mengenai dirinya nanti? Pikiran  - pikiran seperti itu terus berkecamuk di benak Mika.

            Keesokan harinya, Mika tidak pergi ke sekolah. Ia pergi ke rumah tantenya di Bandung tanpa diketahui oleh orang rumahnya. Tekadnya sudah bulat, ia akan menginap disana hingga ujian akhir tiba.

            Sesampainya ia dirumah tantenya, Mika disambut hangat dan dipersilahkan masuk. Tantenya bahkan tidak curiga ketika Mika berkunjung disaat jam sekolah,bukannya saat liburan. Seharian itu Mika dimanja oleh tantenya, menonton TV sesukanya dan banyak hal lain yang ia lakukan sesuka hatinya. Ia merasa nyaman tinggal disana. Ia tidak ingin lagi pulang kerumah.

            “ Tante, Mika jadi betah disini. Mika tinggal disini aja ya tante..” ujar Mika pada tantenya.

            “ Ya janganlah, ntar ibumu gimana? Kan khawatir mikirin kamu..” jawab tante Mika.

            “ Ah biarin, ibu kan tega sama Mika. Mana pernah dia peduli sama Mika “ Mika menimpali.

            “ Kenapa kamu bilang begitu? Itu nggak baik! Ibumu itu sangat peduli sama kamu “ jawab Tante Mika berapi – api. Mika pun menceritakan insiden yang membuatnya marah. Mulai dari perihal temannya datang ke rumah hingga alasan perasaan gengsinya.

            Setelah mendengar cerita Mika, tante Mika beranjak dari tempat duduk. Tak lama kemudian ia kembali dengan sebuah pigura ditangan. Mika menjadi terheran – heran, ntuk apakah pigura itu. Tantenya menyodorkan pigura itu dan menyuruh Mika melihat foto yang terpasang disana. Ketika Mika melihat foto di pigura tersebut, ia menjadi takjub. Itu adalah foto dua wanita muda yang sedang tertawa. Salah seorang dari mereka Mika ketahui sebagai tantenya pada saat muda dulu. Akan tetapi untuk wanita lain di foto itu membuat Mika tak habis pikir. Wanita itu begitu cantik dan manis. Hidungnya mancung, kulitnya putih, tawanya begitu lepas dan tanpa beban namun tetap anggun. Mika menjadi penasaran tentang wanita tersebut dan menanyakan siapa wanita dalam foto kepada tantenya.

            ‘ Masa foto ibu sendiri nggak tahu? “ jawab tante Mika seketika. Mika menjadi tersentak. Ia kaget, ia masih tidak percaya ibunya dahulu bisa sebegitu cantik. Berbeda sekali dengan yang sekarang.

            “ Dulu, sebulan setelah kamu lahir, ada pencuri yang masuk kerumahmu. Ayahmu menyadari adanya pencuri itu, tetapi pencuri itu berhasil lolos dan menyulut api yang pada akhirnya memicu kebaran hebat dirumahmu. “ ujar Tante Mika. Mika hanya terdiam, menunggu kelanjutan cerita tantenya. Tante Mika membuang nafas, dan kemudian melanjutkan ceritanya.

            “ Seketika itu juga, ayah dan ibumu bersusah payah menerobos api dan akhirnya keluar dengan selamat tanpa luka sedikitpun. Tetapi pada saat itu, ibumu menyadari bahwa kamu masih ada didalam rumah. Seketika itu juga, ibumu berlari kedalam rumah, menerjang api yang bertambah besar. Ia tidak peduli bahwa ia bisa mati kapan saja dengan keadaan seperti itu. Yang ia pikirkan hanyalah keselamatanmu, Mika “ ujar tante Mika lembut. Seketika itu juga Mika menahan nafas, ia tidak bisa membayangkan bahwa pengorbanan ibunya begitu besar untuk membuatnya hidup seperti sekarang. Tantenya kembali melanjutkan ceritanya.

            “ Ibumu berhasil menyelamatkanmu walaupun mukanya menjadi rusak karena terkena api beberapa kali. Walau begitu, ia terlihat begitu bahagia ketika melihatmu di buaiannya. Ia tidak menyesali wajah cantiknya menjadi rusak hanya untuk menyelamatkanmu. Ia tidak menyesali energinya terkuras habis untuk berlarian mencarimu didalam rumah hingga saat itu ia dibawa ke rumah sakit. Bahkan kurasa ia tahu bahwa kau malu dengan wajahnya yang buruk yang akhirnya membuatmu tidak menghormatinya, tapi dia tidak pernah menyesal pernah menyelamatkanmu waktu itu. “ lanjut tante Mika. Tiba – tiba Mika menyadari kesalahannya selama ini. Ia merasa benar – benar tidak berguna bagi ibunya. Mika menangis seketika itu juga. Kini, dada Mika penuh sesak dengan rasa bersalah terhadap ibunya. Ia sangat ingin pulang dan meminta maaf pada ibunya saai itu juga. Tante Mika hanya mengelus pundaknya dan berkata,    “ Karena itu jangan sia – siakan pengorbanan ibumu. Sayangilah ibumu, Mika, apapun keadaannya”. Mika hanya mengangguk sambil menyunggingkan senyum. Kini Mika bertekad dalam hati untuk meminta maaf pada ibunya saat ia pulang besok. Ia ingin membahagiakan ibunya apapun yang terjadi.







TAMAT